Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

MOMENT: Malala Project Winter

Jadi aku pengen berbagi moment aku setahun yang lalu di Januari 2018. Jadi tepat setahun yang lalu, aku jadi Local Volunteer  di Malala Project Winter AIESEC Bandung. Malala Project Winter Participant Nah aku pengen kenalin nih dari Exchange Participannya dulu (Baca: Bule bulenya) Milena Ribeiro (Brazil) Milena Ribeiro, biasa dipanggil Mi. Perempuan cantik asal kota Amparo, Sao Pulo, Brazil. Milena belum pernah ke luar negeri sebelumnya. Ini merupakan pengalaman pertamanya ke luar negeri, dia harus melewati banyak negara untuk menuju Indonesia. Milena tidak terlalu lancar berbahasa inggris, tapi menurutku jadinya enak sih saat mengobrol denganku yang tak terlalu lancar juga. Setidaknya dengan bahasa inggris, kami masih bisa berbagi tertawa bersama. Teringat aku saat Milena tiba di Indonesia, Aku yang merupakan local volunteernya Milena, cukup khawatir sejak tengah malam karena inggris Milena yang tak begitu lancar dan ia akan tiba di Jakarta pukul 1 dini hari, tapi t...

REVIEW: BrunBrun L'amour Fou Hand and Body Lotion

Kali ini aku pengen ngereview salah satu Hand and Body Lotion yang baru kupake dan menurutku bagus banget. Ini pertama kalinya aku bikin review suatu produk sih... Mungkin setelah aku sering nonton instastory nya Yuya @yuyacst  dan instastory nya Marisol @holasunshinee aku jadi ke trigger buat bikin review review produk kayak gini. Keduanya itu vlogger asal Meksiko. Jadi suatu hari aku pergi ke toko Brun Brun yang ada di Paris Van Java Mall di Jl. Sukajadi, Bandung. Tokonya ada persis di sebelah Miniso dan di sebrang Gramedia. Disana, aku belanja satu produk Hand and Body Lotion nya. Brun Brun Paris ini masih dibawah PT. Sophie Paris Indonesia. Di Toko Brun Brun Paris ini, mereka menawarkan sederet produk dengan harga terjangkau dan tetap berkualitas. Pada sebuah talkshow, Bruno Hasson selaku penggagas dari Brun Brun Paris mengatakan bahwa untuk menjaga kualitas produknya, produk produk Brun Brun Paris ini sebagian besar diproduksi di Paris, dengan desain yang juga terinspi...

CERPEN: Sashilea (Part 1- Masa Putih Abu)

Aku bingung antara pilih hidup yang penuh warna atau bahagia. Bila penuh warna, aku takut itu hanya sementara dan akan ada saat abu abu atau gelap Tapi bila aku bahagia, hidupku belum tentu akan penuh warna. Jadi... Aku bingung antara hidup penuh warna bersama orang yang aku suka  atau bahagia bersama orang yang memberi perhatian lebih padaku. PROLOG Namaku Sashilea. Aku hanyalah seorang gadis yang biasa saja, tidak memiliki keunikan . Biasa dipanggil Sashi. Menurut orang hidupnya damai dan teduh. Kecuali... Kisah cintanya, yang ingin diceritakan isi hatinya. ARIQ Ariq, ya... itulah namanya. Nama yang selalu dirindukan Sashi di masa putih abu. Sashi mengenalnya karena ia pernah sekelas dengan Ariq dan bahkan dekat dengannya karena mereka sering pulang bersama. Hal yang paling Sashi sukai adalah ketika Sashi diantar pulang oleh Sashi dengan motornya. Walaupun jarak rumah mereka terpaut jauh, namun Ariq mengantarkan Sashi setiap hari. Sampai benih ci...

Cerita Tentang Kouhaiku

Aku ingin menceritakan cerita singkat yang terjadi saat aku kelas 2 SMA, saat itu merupakan tahun pertamaku menjadi seorang senpai (kakak kelas). Ya... aku senang akhirnya menjadi senpai dan memiliki kouhai (adik kelas). Pada satu waktu, aku seperti biasa bercengkrama di ruang eskul, menghabiskan waktu disana. beberapa jam berlalu sampai kebetulan juga saat itu hanya ada aku dan kouhaiku saja, Rifqi. Kami pun mengobrol dengan serunya sebagaimana senpai dan kouhai. Hari mulai senja, kami memutuskan untuk pulang. Saat itu, ketika aku tengah mengunci ruang eskul, tiba tiba saja kouhaiku berkata kepadaku "Senpai...daisuki"  Sejenak aku terdiam dan refleks ku menjawab. "Mm, arigatou" sambil tersenyum. Saat itu yang kupikirkan adalah kouhaiku menyukaiku hanya sebagai senpainya, tidak lebih. Setelah itu, kami pun berjalan menuju gerbang sekolah dan pulang menuju rumah masing masing. Sekarang aku teringat lagi hal itu dan mulai berpikir tentang apa yang kouhai...