Aku ingin menceritakan cerita singkat yang terjadi saat aku kelas 2 SMA, saat itu merupakan tahun pertamaku menjadi seorang senpai (kakak kelas). Ya... aku senang akhirnya menjadi senpai dan memiliki kouhai (adik kelas).
Pada satu waktu, aku seperti biasa bercengkrama di ruang eskul, menghabiskan waktu disana. beberapa jam berlalu sampai kebetulan juga saat itu hanya ada aku dan kouhaiku saja, Rifqi. Kami pun mengobrol dengan serunya sebagaimana senpai dan kouhai.
Hari mulai senja, kami memutuskan untuk pulang. Saat itu, ketika aku tengah mengunci ruang eskul, tiba tiba saja kouhaiku berkata kepadaku
"Senpai...daisuki"
Sejenak aku terdiam dan refleks ku menjawab.
"Mm, arigatou" sambil tersenyum.
Saat itu yang kupikirkan adalah kouhaiku menyukaiku hanya sebagai senpainya, tidak lebih.
Setelah itu, kami pun berjalan menuju gerbang sekolah dan pulang menuju rumah masing masing.
"Senpai...daisuki"
Sejenak aku terdiam dan refleks ku menjawab.
"Mm, arigatou" sambil tersenyum.
Saat itu yang kupikirkan adalah kouhaiku menyukaiku hanya sebagai senpainya, tidak lebih.
Setelah itu, kami pun berjalan menuju gerbang sekolah dan pulang menuju rumah masing masing.
Sekarang aku teringat lagi hal itu dan mulai berpikir tentang apa yang kouhaiku ucapkan dan apa jawaban yang kuberikan saat itu.
Apa saat itu aku menyakiti hati kouhaiku ya?

YAAMPUN RIFQI
BalasHapus