Langsung ke konten utama

Lia dan Festival Sekolahnya

                Hari ini adalah hari festival sekolah, festival ini hanya ada setahun sekali dan berlangsung selama dua hari. Sayangnya satu hari sebelum festival sekolah dimulai, Lia tidak bisa datang untuk ikut membantu menyiapkan stand kelasnya, karena ia lebih memilih untuk menghadiri acara perpasahan adiknya di TK. Sebenarnya Lia sangat sedih tidak bisa membantu menyiapkan stand kelasnya sendiri, tp Lia akan lebih sedih apabila ia tidak menghadiri perpisahan adiknya yang hanya berlangsung satu kali seumur hidup.
                Hari pertama festival sekolah dimulai pukul 8. Lia pun datang lebih pagi seperti biasanya, ia datang pukul 7 dan langsung mencari dimana stand-nya yang ia tahu stand kelasnya itu mendapat tema vintage. Akhirnya ia pun menemukan stand kelasnya.
inilah stand kelas Lia yang bertema vintage
                “Woow... keren...” gumam Lia.
Tiba-tiba Lia sedih mengingat dirinya tidak ikut membantu menyiapkan stand kelasnya yang luar biasa keren ini. Tapi Lia memilih untuk melupakan hal itu. Lia pun melihat lihat stand kelasnya dan mulai memotret beberapa hal.

Lalu Lia pun mulai memotret beberapa koleksi yang dipajang di stand kelasnya.
lukisan pohon dengan daun cap ibu jari, buku dan lilin antik, serta beberapa hasil karya lainnya
sisi kiri dekor stand kelas Lia, foto siluet, buku tamu dan beberapa buku hasil karya Lia dan teman-teman
Lia juga memotret beberapa orang yang masih mengerjakan dekor, ternyata dekor stand kelas masih belum selesai, ya.. hanya tinggal finishing biar lebih cantik.
(dari atas ke kanan) Azka sedang ngerandom, Ardji dan Gabby sedang menyusun foto,Naafi dan Fonna menggunting foto, Ina sedang melukis , Alifia membuat buku tamu, Fonna membantu Winona yang sedang melukis untuk memegang palet

(dari atas ke bawah)Santi dan Dea sedang mengecek lukisan, Naafi entah sedang apa, Gabby dan Bunga sedang mengukur tali yang dibutuhkan, Alif sedang memasang foto siluet, Azka sedang memasangkan tali.
Pembukaan resmi festival sekolah pun dihadiri oleh beberapa guru. Setelah pembukaan dan beberapa sambutan dilaksanakan, siswa pun bebas melihat-lihat stand kelas lain, Lia pun melihat-lihat setiap stand ,bahkan ia sampai lupa untuk memotretnya saking menikmati stand-stand kelas lain yang memiliki tema yang berbeda di setiap stand-nya. Ada prasejarah,masa depan,go green,sirkus,luar angkasa dan masih banyak lagi.
Hari pertama pun berhasil Lia lewati dengan rasa bangga dan gembira, walaupun Lia tidak pulang bersama cowok yang selalu memanggilnya ‘Ia’.
~Apakah hari kedua nanti adalah hari terakhirku untuk pulang bersamanya? kita lihat saja besok~



-bersambung-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mulai ngeblog lagi deh...

Setelah sekian lama gatau kenapa jadi pengen ngeblog lagi, bosen sih sosmed mulu. Males buat nulis panjang dan nyeritain banyak hal di sosmed, gak kaya di blog. Yaaa... entah kenapa kalo di blog lebih luas aja dan mungkin aku jadi semangat ngeblog gara gara abis liatin blog orang lain juga hehehe. Sekian~ Tunggu postingan terbaru dari bawah langit selanjutnya yaaa... Semoga bikin enigma untuk kalian.

CERPEN: Sashilea (Part 1- Masa Putih Abu)

Aku bingung antara pilih hidup yang penuh warna atau bahagia. Bila penuh warna, aku takut itu hanya sementara dan akan ada saat abu abu atau gelap Tapi bila aku bahagia, hidupku belum tentu akan penuh warna. Jadi... Aku bingung antara hidup penuh warna bersama orang yang aku suka  atau bahagia bersama orang yang memberi perhatian lebih padaku. PROLOG Namaku Sashilea. Aku hanyalah seorang gadis yang biasa saja, tidak memiliki keunikan . Biasa dipanggil Sashi. Menurut orang hidupnya damai dan teduh. Kecuali... Kisah cintanya, yang ingin diceritakan isi hatinya. ARIQ Ariq, ya... itulah namanya. Nama yang selalu dirindukan Sashi di masa putih abu. Sashi mengenalnya karena ia pernah sekelas dengan Ariq dan bahkan dekat dengannya karena mereka sering pulang bersama. Hal yang paling Sashi sukai adalah ketika Sashi diantar pulang oleh Sashi dengan motornya. Walaupun jarak rumah mereka terpaut jauh, namun Ariq mengantarkan Sashi setiap hari. Sampai benih ci...

My decision

Saat itu... kami menjadi teman dekat kami selalu pulang bersama walaupun dia hanya sampai seperdelapan jalan tapi aku senang bisa pulang bersamanya dia pun mulai memanggilku dengan panggilan baru " Ia " itulah panggilanku darinya ntah kenapa aku begitu senang mendapat panggilan itu walaupun aku tau itu panggilan saat aku kecil. Di kelas kami kadang menonton anime bersama kami pun selalu jadi teman satu kelompok. Dia selalu menungguku dengan sepenuh hati walaupun aku tak minta Dia selalu mendengarkan masalah apapun yang menimpaku di kelas aku berfikir aku ingin selalu bersamanya,aku nyaman dengannya sampai satu hari aku memutuskan ..... aku menyukainya

SHARING: Menjadi Local Volunteer (di Malala Project)

Aku pengen sharing tentang pengalamanku menjadi Local Volunteer di Malala Project AIESEC Bandung setelah banyak pertanyaan yang masuk kayak. "Kok bisa sih bareng bareng bule?" "Kok bisa sih ikut projek itu?Bareng bareng orang luar negeri. Gimana caranya?". Naah... karena itu, jadi kuingin sharing aja pengalaman pengalamanku disini. Check it out~ Apa itu AIESEC? AIESEC adalah organisasi pemuda internasional, non political, non profit dan independen yang telah berada di 126 negara dengan fokus pengembangan potensi kepemimpinan anak muda baik melalui pengalaman organisasi maupun dalam memberikan pengalaman sukarelawan (Volunteering) dan magang ke luar negeri. Di Indonesia, ada banyak cabang AIESEC. Nah, karena aku di Bandung, jadi project yang aku ikuti diadakan oleh AIESEC Bandung. Kece banget kaan~ Next! Apa itu  Malala Project ? Malala Project itu salahsatu Project yang diadakan oleh AIESEC Bandung. Beberapa Project yang diadain sama AIESEC Bandung: -...

my first english creation

Tour to Dufan             Two weeks ago,my sister,my family and I went to Dufan.I went from my house at 5.30 a.m to a Industry area because that are became a stopped place tour bus. We went to dufan by tour bus.There was 20 busses. I got sit on Bus no 10 and I sat in 15 th chair with my cousin.             First our tripped, We entered to Cileunyi toll, give breakfast than we rest in Rest Area KM 97. We were continued our trip. We arrived in Sea World at 9.45 a.m. We ran to 4 Dimension place for watched film of 4D cause it was my first purpose. I wasn’t calm because in advertisement there was a instresting film about adventure of turtle,but the film played, that was Dora the explorer, mmm…. My cousin and I was so dissappointed. This film played about 9 minutes. After that, we took a picture,see dolphin action and went to mosque to middle prayer.     ...

MOMENT: Malala Project Winter

Jadi aku pengen berbagi moment aku setahun yang lalu di Januari 2018. Jadi tepat setahun yang lalu, aku jadi Local Volunteer  di Malala Project Winter AIESEC Bandung. Malala Project Winter Participant Nah aku pengen kenalin nih dari Exchange Participannya dulu (Baca: Bule bulenya) Milena Ribeiro (Brazil) Milena Ribeiro, biasa dipanggil Mi. Perempuan cantik asal kota Amparo, Sao Pulo, Brazil. Milena belum pernah ke luar negeri sebelumnya. Ini merupakan pengalaman pertamanya ke luar negeri, dia harus melewati banyak negara untuk menuju Indonesia. Milena tidak terlalu lancar berbahasa inggris, tapi menurutku jadinya enak sih saat mengobrol denganku yang tak terlalu lancar juga. Setidaknya dengan bahasa inggris, kami masih bisa berbagi tertawa bersama. Teringat aku saat Milena tiba di Indonesia, Aku yang merupakan local volunteernya Milena, cukup khawatir sejak tengah malam karena inggris Milena yang tak begitu lancar dan ia akan tiba di Jakarta pukul 1 dini hari, tapi t...

Terjebak Dalam Bingkai Matematika dan Fisika

Hari ini, aku pulang sendiri kunaiki angkot kuning itu, dan kuputar lagu lewat headsetku aku pun tertidur, tapi masih bisa mendengar lagu apa yang sedang diputar terdengar suatu lagu soundtrack anime Angel Beats Ichiban No Takaramono (Yui version) yang artinya hartaku yang berharga sekejap lagu itu membuatku ingat sesuatu bingkai matematika.... iya... bingkai itu yang biasanya menemaniku pulang tapi tidak hari ini. Aku ingat saat pertama kali kutemukan bingkai itu di suatu kelas Aku ingat saat pertama kali bingkai itu memanggilku dengan panggilan baru Aku ingat saat pertama kali aku menamparnya dalam drama Aku ingat saat pertama kali aku kagum dengannya Aku ingat saat pertama kali aku kecewa olehnya Tapi aku tak ingat kapan pertama kali aku mulai memikirkannya

Cerita Tentang Kouhaiku

Aku ingin menceritakan cerita singkat yang terjadi saat aku kelas 2 SMA, saat itu merupakan tahun pertamaku menjadi seorang senpai (kakak kelas). Ya... aku senang akhirnya menjadi senpai dan memiliki kouhai (adik kelas). Pada satu waktu, aku seperti biasa bercengkrama di ruang eskul, menghabiskan waktu disana. beberapa jam berlalu sampai kebetulan juga saat itu hanya ada aku dan kouhaiku saja, Rifqi. Kami pun mengobrol dengan serunya sebagaimana senpai dan kouhai. Hari mulai senja, kami memutuskan untuk pulang. Saat itu, ketika aku tengah mengunci ruang eskul, tiba tiba saja kouhaiku berkata kepadaku "Senpai...daisuki"  Sejenak aku terdiam dan refleks ku menjawab. "Mm, arigatou" sambil tersenyum. Saat itu yang kupikirkan adalah kouhaiku menyukaiku hanya sebagai senpainya, tidak lebih. Setelah itu, kami pun berjalan menuju gerbang sekolah dan pulang menuju rumah masing masing. Sekarang aku teringat lagi hal itu dan mulai berpikir tentang apa yang kouhai...

Maafkan aku... Musim hujan

Aku senang musim hujan kembali (padahal tahun kemarin aku begitu membencinya) Tahun ini berbeda Tahun ini jadi lebih baik dari tahun sebelumnya Aku senang kau datang, hujan... Tapi, maafkan aku... Angin dingin dan air yang kau jatuhkan ini bukan yang sebenarnya aku tunggu Maafkan aku musim hujan, Aku menantimu bukan karena aku suka rintik hujan yang kau miliki, tapi aku menantimu karena aku suka satu momen saat kau turun. Momen berjalan dibawah satu payung... bersamanya...             Begitu hangat dan bahagia                                                                                                       sumber gambar: arazzahraaa.deviantart.com Terimakasih hujan... Akhirnya aku...

Itulah Sebabnya Kamu Harus Datang

Aku mengirimkan pesan singkat kepadanya "eh km dimana?" "aku pulang dulu ke rumah emang kenapa?" "kenapa kamu pulang?? balik lagi ke sekolah ga?" "mungkin.tergantung" "pokoknya kamu harus dateng" "emang kenapa? butuh banget kehadiran aku?" Aku pun tak membalasnya. Aku takut aku semakin gugup. Tidak ada seorangpun yang dapat menenangkanku bahkan ibuku sendiri. Semua teman temanku gugup menunggu hasil. Hanya satu orang... ya... dialah orang itu